Taukah kamu bagaimana rasanya perduli kepada banyak orang
Sedang tak ada satupun yang mau tau tentang keadaan kamu
Aku tak perlu mengungkit apapun yg sudah pernah kulakukan untuk kalian
Karena aku tidak mengharapkan balasan
Kebaikanku mengalir begitu saja
Aku hanya sedih dengan keadaanku,
Yang hanya didatangi saat kalian butuh,..
Kemudian ditinggalkan saat tak berguna.
Bahkan dijatuhkan saat kalian terancam kalah dariku..
Aku ibarat plastik makanan yang kalian buang saat isinya sudah mengenyangkan perut kalian.
Aku hanya kecewa saat kalian bahkan tidak merasa bersalah ketika aku terluka karena sikap kalian, kalian tidak tau betapa patah hatinya diacuhkan, diabaikan....
Ketulusanku yang awalnya adalah ikhlas.... Yang harusnya menjadi berkah,.. menjadi neraka yang menyesakkan dada..
Kini,... Segala kebaikanku,... Menjadi suatu penyesalan...
Aku menyesal pernah bersikap baik pada kalian...
Dan akhirnya... Ketulusan yang awalnya tulus... Menjadi tidak tulus....
Aku benar benar pamrih sekarang...
Ego dan ketidak pekaan kalian membuatku merasa sendirian..
Dan kesendirian ini mempengaruhiku untuk berpikiran jahat kepada kalian...
Hingga saatnya kini....
Aku merasa dimanfaatkan...
Aku merasa dihinakan...
Aku merasa diabaikan...
Ditinggalkan... Tak diperdulikan...
Aku menyesal untuk segala sesuatu yang kulakukan... Karena ketidak pekaan kalian...
Aku lelah... Harus selalu bilang.. apa yg kumau...
Aku malu jika harus menyebutkan satu persatu hal yang kuminta...
Dan sekarang segalanya terasa serba salah...
Lagi.lagi... hanya aku yang salah...
Udara
Jum'at 10-mei-2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar