Sabtu, 11 April 2020

Kamu dulu yang bahagia

Telah kau jadikan aku sehelai kapas
Agar kau dapat meniupnya supaya menghilang darimu
Yang tak kumengerti adalah,
Mengapa kamu Setega itu..

Andai aku bisa
Ingin kumatikan suara hatiku
Ingin kubakar semua catatan hatiku
Ingin kukubur mimpi mimpiku

Tak seharusnya kita menyesatkan hubungan itu.
Aku, .. ya ... Aku layak kau tuntut karena terus tak mau.
Namun kau tau... Aku tak mau disentuhmu karena ingin menjadi halalmu.
Aku ingin menjadi wanita yang utuh saat jatuh kepelukanmu.

Mengapa kamu tak mengabaikan orang lain selain aku yang menggodamu
Lantas jika kamu memilih bahagia dengan dirinya..
Apa arti diriku selama ini?

Semuanya telah menjadi abu,... 
Selain membuang atau melupakannya
Tak ada lagi yang patut kuingat,... Selain kenangan itu... 

Lagu bagaimana aku mampu bertahan dengan rasa sakit saat harus melihatmu bersama wanita lain??

Teganya kamu menjadikan aku sehelai kapas ...
Aku tak terarah.... 
Namun biarlah... 
Kamu dulu yang bahagia.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar