Sabtu, 27 April 2019

Apalah aku

Ada sebuah lirik yang mengatakan
Bahwa ketika waktu telah terhenti
Teman sejati hanyalah amal
Bila waktu telah terhenti teman sejati adalah sepi...

Lalu bagaimana denganku yang kesepian
Bahkan saat waktu belum terhenti
Apakah aku adalah orang yang merugi
Sepi untuk kedua masa,
Hidup dan mati....

Aku berusaha yg terbaik sebisaku...
Bahkan saat dimana aku sangat rapuh
Aku masih mengingat dia yang menciptakan...
Aku terus mencoba berprasangka baik...

Aku bukan manusia yang sempurna...
Itu sebabnya...
Aku sadar, bahwa menjadi baik...
Tak cukup untuk hidup dengan baik...

Ayah, yang meninggalkanku tanpa kenangan....
Bundah,... Yang hidup dengan penuh perjuangan,..
Sanak saudara yang ntah apa yg mereka pikirkan,...
Kawan yang tak dapat diandalkan...

Segala sesuatu hanya menyisakan sesak dalam dada...
Tekanan demi tekanan menjadi penyakit
Yg mungkin bisa membunuh suatu waktu..

Aku hampa terkapar sendirian....
Adakah mereka yg memikirkan?
Adakah mereka yg peka
Atau setidaknya mau mendengarkan??

Tidak..... Tidak ada...
Aku menjalani hidupku dan terus berusaha
Yang terbaik untuk mereka...
Mungkin aku pamrih...
Sehingga aku mengharap hal yang sama
Atas segala apa yg pernah kuberi...

Maafkanlah... Apabila aku penuh dengan kesalahan.....

Maaf.... Maaf... Dan maaf...

Udara
27 April 2019

Jumat, 26 April 2019

Sang pembawa derita

Aku adalah hati yang luluh lantak
Diantara kepingan cinta yang berserak
Aku adalah kehancuran
Dari segala cinta yang dulu kau agungkan

Biang angkara adalah kamu
Yang tega biarkan aku sebatang kara
Diantara segala derita
Kamu durjana...

Untuk apa.... Untuk apa ...
Kau bangun cinta diantara kawah api yang membara
Jika hanya akan membiarkanku terkapar begitu saja...
Kini aku tenggelam dalam kepedihan....
Sedang kamu memulai cinta dibawah pohon teduh yang menyejukkan...

Kamu tidur diantara sejuknya kehidupan...
Sedang aku panas dan terluka sendirian...
Siapa.... Siapa yang akan menolongku dari kobaran ini?
Aku terlanjur hancur disini...

Kamu kejam...
Hidup.... Maafkanlah aku
Yang tak pandai memilih...
Hati... Maafkanlah
Karena oleh sebabku.. kamu patah...
Aku...menyesal... Sungguh...
Menyesal...

Udara... 27 April 2019

Sedih

Kali ini aku hanya ingin bercerita...
Bagaimana aku menjalani hidup saat ini...

Bahwa...

Hal yg paling membuatku terpuruk adalah... Ketika aku sadar... Aku bukan apa apa... Bukan siapa siapa... Dan tak berguna lagi...
Saat itulah aku merasa hidupku sia sia dan ingin mati saja.

Taukah apa yg terberat,..?
Ketika aku harus berpura pura bahagia
Saat aku benar benar terpuruk.

Ada kalanya ingin bercerita...
Namun sadar itu hanya akan sia sia
Dan ujung ujungnya hanya bisa diam saja.

Tuhan...
Kepada siapa lagi aku harus berserah
Aku lelah dan tak tau harus berpegang pada apa
Sekalipun aku mencinta
Ku hanya bisa membuat yang tercinta menderita.

Bebanku....
Tak segan menjadi bebannya
Tapi mau bagaimana...
Hidupku terlanjur sia sia
Jika kamu melihat sehelai kapas beterbangan...
Itulah aku...

Terhepas...
Tak terarah...
Tak berguna...
Tak tau harus bagaimana dan kemana..

Taukah kamu bagaiman rasanya saat orang yang kamu cinta...
mengharapkan sesuatu
Dan kamu tak bisa merealisasikannya?

Ia... Penyesalan...
Keterpurukan,... Rasa tak berguna yg selalu ada...
Tak bisa berbuat apa...
Kecuali sedih
Sendirian...

Lagi lagi sendirian...
Keadaan ini menyiksa...
Tak ada yg mendengar...
Ingin bercerita tp takut menambah masalah....

Hampa.... Hanya hampa...
Tak tau harus seperti apa...

Itu saja...

Udara
26-april-19

Putus asa

Hari ini aku diambang kenestapaan...
Hidup ini kejam
Aku benar-benar menyesal atas pilihanku...
Namun mau bagaimana...

Ketika semuanya sudah terjadi
Aku terpaksa harus menjalani
Walau amat sangat tertekan dengan keadaan ini
Aku sungguh sungguh terbebani...

Ini bukan lagi kesedihan...
Bukan lagi kegalauan
Bukan lagi ketidak pastian
Ini adalah penderitaan yang panjang
Ntah kapan akan usai...

Setiap nafas terasa berat untuk kuhembus
Setiap air mata seperti batu yg menusuk nusuk
Setiap beban sepeti duri dalam otak
Yang terus menusuk nusuk otak
Dan mengacaukan segala pikiran

Sulit bernafas
Tak dapat bicara
Tak ingin bergerak
Lelah berpikir
Diam pun tak menyelesaikan masalah...

Benar.... Satu satunya jalan keluar
Adalah bahwa aku harus mati
Agar lepas dari kepedihan ini
Tuhan...
Aku tak LG mampu menjalani
Aku tak lagi bisa menerima ..
Jangan siksa . 
Aku tak bisa bertahan lagi...
Ini menyesakkan dada...
Cabutlah nyawaku....

Apalagi yang harus kujalani...
Kalau yg tersisa hanya derita ini...
Masa depan dan harapan
Sudah tak bisa lagi kucari
Aku ingin mati

Itu saja...

Udara
27-april-2019

Sabtu, 20 April 2019

Sedang tidak percayadiri

Aku begitu sangat yakin
Tentang cinta yang tak membutuhkan alasan
Aku percaya diri bahwa ketulusan itu sangat mungkin
Menghadirkan kebersamaan

Denganmu aku melihat kesabaran
Sedang denganku kamu mungkin hanya melihat kemungkaran
Kian hari aku bilang berusaha lebih baik
Sedang yg terjadi hanyalah pertengkaran

Aku sangat sadar dengan kekuranganku
Banyak nestapa yang kamu lalui bersamaku
Saat itu aku merasa bersalah karena perilaku diriku
Ingin bertahan sedang hanya terus melukaimu

Maafkan aku,...
Sayang,...
Bolehkan aku bertanya satu hal...?
Apa yang membuatmu mempertahankan ku yg penuh kedzaliman ini?

Ibarat kata....
Aku adalah sosok yang enggan hidup,
Sedang matipun tak mau...

Aku merasa terhormat dicintai oleh dirimu
Terimakasih karena terus mempertahankan walau aku terus memutuskan.
Terimakasih karena hingga sekarang kamu terus sabar....

Namun apabila suatu saat kamu lelah denganku....
Pergilah....
Segala kebaikanmu sudah cukup bagiku
Kamu tak perlu terluka lagi karena aku
Jadilah pria yang berharga
Kamu layak mendapat yang lebih baik dariku.

Sayang,... Saat ini bukannya aku sedang merendahkan diri dihadapanmu
Aku hanya sedang tidak percaya diri menghadapimu
Saat ini aku sadar dengan berbagai kekuranganku...

Aku ingin bilang bahwa aku akan berusaha lebih baik...
Menjadi lebih sabar
Dan seandainya bisa, mau menjadi seperti yang kau harapkan.
Namun,... Aku tak akan Lagi memberi harapan
Lalu mengecewakan mu untuk yang kesekian kali

Bagiku kamu adalah sosok yang hebat
Lebih dari yang kubutuh
Akulah yg kurang bersyukur
Ketika aku selalu ingin memutuskanmu
Tapi itu bukan berarti aku benar benar mau kehilangan kamu.
Aku mengatakan itu, karena aku tak percaya diri untuk membahagiakanmu

Maaf... Aku bukan wanita sempurna
Maaf... Mengecewakanmu
Maaf... Untuk segala kekuranganku
Dan terimakasih untuk segalanya...

Udara
20-April-2019
Untuk kamu,... Tercinta

Jumat, 19 April 2019

Sahabat, aku rindu

Kamu,... Yang dulu pernah selalu ada dalam pikiran...
Aku tak ingin membahas cerita lama yang sudah terlewati...
Sekarang,..
Baik kamu ataupun aku,... Sudah memiliki selain kita.

Bukannya aku masih merasa,...
Aku hanya ingin menyampaikan pikiran yg tak tersampaikan saat kita bersama... Bahkan saat sudah tak sependapat

Ntahlah,... Tiba tiba aku kehabisan kata
Merindu saat kau tak merasa
Padahal dulu kita sering bicara
Kenapa kita harus berpisah sedang tak pernah saling mencinta...

Kadang aku menyesal mengingat hubungan kita
Yang awalnya mesra walau tak ada cinta
Sering bercerita beberapa kisah..
dulu,... kita saling menghormati.
Menghargai hal hal kecil yg kita lalui
Kemana mana bersama
Bahkan banyak dari mereka yg menyangka kita memiliki hubungan lebih dari teman.
Walau nyatanya tidak....

Kenapa kita harus saling berselisih,
Hanya karena kamu mencinta
Pada seorang wanita
Yang bahkan akhirnya kalian pun berpisah...

Aku sedih,..
Mengingat persahabatan kita yg hancur gara gara cinta
Cinta yang membuatmu buta.
Buta akan logika.

Cintamu membuat otakmu tak bekerja
Saat itu aku sangat ingat bagaimana kamu menjauh
Karena takut wanitamu cemburu
Sedang aku diam sambil meratapi kehilanganmu

Aku bukannya patah hati...
Aku hanya kehilangan kamu,...
Karena terbiasa bersamamu
Aku hanya belum siap kehilangan sahabatku.

Lama kita tak saling menyapa,..
Bahkan saat kamu sudah berpisah dengan dia
Kamu mungkin takut, malu atau bahkan merasa bersalah untuk kembali...
Padahal kamu tak tau. 
Aku selalu menunggu untuk bersikap biasa saja apabila kamu datang..

Aku merasa tak berguna saat tak menjadi seorang yg kamu cari saat kamu terluka
Aku tulus...
Aku mengabaikan rasa sakit saat kehilanganmu
Hanya demi menyapamu

Tapi kamu... Telah benar-benar berubah
Bukan lagi orang yg sederhana seperti yang kukenal dulu.
Aku tak mengenal sikapmu
Kamu bukan lagi sahabatku...

Ntah... Apa yg membuatmu sejauh itu
Sahabat....
Aku sedih melihat kamu,...
Berbaur dengan mereka yg ntah tulus atau tidak terhadapmu...
Kamu menyangka mereka mampu bahagiakan kamu
Saat kamu terus memberi pada mereka...
Padahal mereka tak ada saat kamu butuh mereka?

Yakinkah kamu meninggalkan aku demi orang orang semacam itu?
Taukah kamu aku masih merindu?
Kamu dan kesederhanaan kamu kala itu
Kembalilah,... Saat suatu saat kamu ditinggalkan...
Dan jadilah orang yg sederhana seperti sebelumnya...

Aku akan mendukung kamu....
Bahkan saat kamu menemukan wanita yang baik suatu saat...
Aku hanya ingin sahabatku,...
Kamu
Terus menjadi dirimu...

Sahabat.

Udara
Jumat 19 April 2019