Jumat, 08 Februari 2019

ladang - ladang rasa


Seketika aku menanam rasa begitu saja...
saat kamu menabur benih-benih keperdulian..
sesuatu yang tak kudapat dari yang lain.  
ini tumbuh begitu saja

...

kadang aku tersenyum dan merasakan takut pada suatu waktu yang sama...
ntah kenapa, ini semakin tumbuh walau tak pernah kupupuk...
kini ladang-ladangku penuh dengan warna .

yang kutakutkan adalah bawa
akan ada yang memetik dan mengambi tanaman ini dari ladangku.

kamu terlalu indah, sampai membuatku takut kehilangan,
hadirmu saja cukup untuk buatku tersenyum ...
walau ntah karena apa...

lalu...  bagaimana dengan aku?
aku sadar dengan posisiku yang bukan siapa-siapa.
ladang ini memang ladangku
namun kamu bukannya dengan sengaja memberi benih terhadapku.

ada banyak kemungkinan kenapa ini ada pada ladangku,... 

mungkin karena terlalu lama kosong,.. 
atau karena saat itu sedang subur.

bisa jadi..  itu terbang begitu saja saat kamu hanya lewat di kebunku, kemudian itu tertanam lalu tumbuh oleh derasnya hujan.

dan tak menutup kemungkinan, benihmu tumbuh diladang orang lain....

itulah fakta yang membuatku meratap,
takut untuk berharap.
aku membiarkanmu seolah tak Mengapa walau diam diam bahagia kamu ada.

kini tergantung kamu, ..
mau panen atau membiarkannya kering begitu saja. 

jujur, aku tak mau berusaha...
karena menjaganya saja sudah terlalu sulit untukku.

aku jg tak mau menjadi bodoh, apalagi berharap sendirian seperti yang sudah-sudah.

lagipula, ketidak perdulian itu penting..
jadi aku hanya akan diam dan menunggu,.. 

itupun jika kamu sadar..  Benihmu ada pada ladangku
Itu jg jika kamu mau mencoba hasil panen dari kebunku...
datanglah..
Dan ambillah,...  Itu milik kamu...  seharusnya kembali kepada kamu.

By. Udara
8-feb-19
Untuk : Anggi syaputra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar