Sabtu, 16 Februari 2019

Merindu pada ibu diantara gelap gulita


Menjalani fakta bahwa harus melawan rasa takut pada gulita yang mencekam...
Membuatku merindu pada kegelapan jaman dulu,...
Ketika aku takut, kemudian berlindung pada pelukan ibu,...

Ibu,... Sekarang aku sendiri,...
Ngkau jauh disana dan aku harus mandiri...
Aku rindu saat kau menenangkanku pada kala mimpi buruk waktu aku tidur...

Ibu... Hidupku berat, dan ini membuatku tak tahan ingin bercerita...
Aku ingin mengeluh pada pangkuanmu seperti dulu,...
Saat kau elus rambut sambil menenangkanku,....
Saat kau tepuk tepuk pundakku untuk menyemangatiku....

Aku rindu semua tentangmu,...
Namun aku takut bilamana bercerita,... Ngkau justru akan lebih tertekan dan lebih tersakiti daripada aku.
Ibu... 

Maafkan aku.

Bukannya aku tak mau bercerita atau tak menganggapmu ada...
Tp aku tau...  Jika ku menangis...  Kau justru akan khawatir lalu lebih sedih dari padaku...

Ibu...  Sejujurnya aku tak tahan lagi dengan keadaan ini...
Pikiran pikiran kejam bahwa ingin mengakhiri hidup...  Selalu menghantuiku...

Tapi bayangan dan memori bersamamu,...  Selalu memotifasiku untuk terus bangkit dari keadaan ini...
Aku bahkan takut untuk mati,..  Karena khawatir tentangmu.

Bahkan kadang aku kufur nikmat...
Menjadi orang yg kurang bersyukur dan terus menyalahkan keadaan...

Ibu... Aku menyayangimu,...  Mencintaimu,... Dan tidak pernah ingin menyakitimu... Itu sebabnya aku diam
Pura pura bahagia.
Bahkan saat dimana aku lelah, lemah dan diambang kehancuran.

Aku selalu teringat saat kau mengatakan bahwa aku adalah harapanmu...
Bahwa aku adalah kebanggaanmu...
Bahwa kau memiliki harapan besar tentangku...

Aku ingin meralisasikan segala sesuatu yg menjadi mimpimu...
Ibu...
Aku mengerti bagaimana beratnya membesarkan kami sendirian...
Dulu...
Ngkau juga pasti lebih merasa terpuruk...

Aku ingin melihatmu bahagia dihari tuamu,...
Bukan untuk membayar jasa yg kau curahkan kepada kami...
Tp aku hanya ingin berusaha walau belum tentu bisa.

Setidaknya aku tak boleh membuatmu khawatir dengan keadaanku...
Doakan aku ibu...  Agar terus dalam lindungan Allah...
Teruslah sehat jauh disana...

Aku akan berusaha yang terbaik yang kubisa....
Selama aku masih sanggup...
Doakan aku agar tak rapuh...
Menjadi lebih tegar...

Begitupun aku,...  Aku selalu berdoa untukmu..  Untuk terus sehat dan bahagia... 

Aku mencintaimu ibu,...
Dan terimakasih untuk segalanya.
Maaf karena hingga kini aku masih bukan siapa-siapa.

Udara 16-februari-2019

Jumat, 15 Februari 2019

TAK INGIN BERPISAH,... SAYANG


Berat menulis syair tentangmu...
Sebelumnya aku memiliki banyak kata untuk kucurahkan.

Namun, sepertinya lembaran buku tak cukup untuk menuaikan kisah kita...
Kata-perkata yang awalnya muncul...
Tiba tiba lenyap saat tanganku menggenggam pena...

Lagi-lagi merasa hampa...

Namun pada dasarnya, aku hanya ingin bertahan.
Walau bagaimanapun, kita terlanjur bersama
Kamu pun tau betapa sulitnya kita memulai...

Hidup kita memang berat. sayang,..
Kamu juga tau bahwa perpisahan hanya akan menambah masalah,...

Sadarlah...
Jalan kita bukan hanya tentang cinta
Hidup kita bukan lagi hanya antara aku dan kamu
Berhentilah membicarakan perpisahan
Itu membuatku tertekan...

Jangan lagi mencari alasan membuatku bosan...
Berhenti mengarang drama untuk membuatku berubah,..
Karena aku tak akan melakukannya.

Aku lebih baik mati pelan pelan dengan keadaan ini daripada berpisah...
Jangan berkata kamu kasihan terhadapku,...  Apalagi menyesal karena aku tak bahagia...

Itu bukan alasan...  Yg baik untuk melepaskanku...

Jika kamu merasa kekurangan...
Jika kamu merasa kasihan...
Jika kamu merasa tak berguna...
Jika kamu ingin aku bahagia...

BANGKIT...  DAN BERJUANGLAH...

realisasikan segala sesuatu yg menurutmu bisa membahagiakanku...

Aku akan menunggu...  Walau ntah kapan bahagia...
Aku akan terus disampingmu walau kamu mulai mengabaikanku
Aku akan terus ada...  Walau kamu bahkan tak mau bicara atau mendengarkanku..

Sekali lagi kuingatkan...  Bahwa berpisah hanya akan menambah masalah.

Mari fokus menyelesaikan masalah.
Saling berpegangan selayaknya pasangan
Mari bersandar pada tuhan
Dan mempercayainya saja...
Mari saling menjaga dan mempercayai...

Fokus pada masadepan...
Melupakan yang sudah-sudah
Terus melangkah walau durinya semakin tajam
Kita sama sama tau, bahwa duri itu akan semakin menancap jika kita berhenti.

Artinya,...  Kita tidak punya waktu melihat kebelakang...
Kita harus mempercepat gerak untuk tujuan lebih baik kedepan...

Mari terus bersama..  Sayang.

By: Udara
Jum'at 15 februari 2019
Untuk: Sahabatku yang tengah bermasalah

Jumat, 08 Februari 2019

ladang - ladang rasa


Seketika aku menanam rasa begitu saja...
saat kamu menabur benih-benih keperdulian..
sesuatu yang tak kudapat dari yang lain.  
ini tumbuh begitu saja

...

kadang aku tersenyum dan merasakan takut pada suatu waktu yang sama...
ntah kenapa, ini semakin tumbuh walau tak pernah kupupuk...
kini ladang-ladangku penuh dengan warna .

yang kutakutkan adalah bawa
akan ada yang memetik dan mengambi tanaman ini dari ladangku.

kamu terlalu indah, sampai membuatku takut kehilangan,
hadirmu saja cukup untuk buatku tersenyum ...
walau ntah karena apa...

lalu...  bagaimana dengan aku?
aku sadar dengan posisiku yang bukan siapa-siapa.
ladang ini memang ladangku
namun kamu bukannya dengan sengaja memberi benih terhadapku.

ada banyak kemungkinan kenapa ini ada pada ladangku,... 

mungkin karena terlalu lama kosong,.. 
atau karena saat itu sedang subur.

bisa jadi..  itu terbang begitu saja saat kamu hanya lewat di kebunku, kemudian itu tertanam lalu tumbuh oleh derasnya hujan.

dan tak menutup kemungkinan, benihmu tumbuh diladang orang lain....

itulah fakta yang membuatku meratap,
takut untuk berharap.
aku membiarkanmu seolah tak Mengapa walau diam diam bahagia kamu ada.

kini tergantung kamu, ..
mau panen atau membiarkannya kering begitu saja. 

jujur, aku tak mau berusaha...
karena menjaganya saja sudah terlalu sulit untukku.

aku jg tak mau menjadi bodoh, apalagi berharap sendirian seperti yang sudah-sudah.

lagipula, ketidak perdulian itu penting..
jadi aku hanya akan diam dan menunggu,.. 

itupun jika kamu sadar..  Benihmu ada pada ladangku
Itu jg jika kamu mau mencoba hasil panen dari kebunku...
datanglah..
Dan ambillah,...  Itu milik kamu...  seharusnya kembali kepada kamu.

By. Udara
8-feb-19
Untuk : Anggi syaputra

Menanti senja yang tak kunjung datang




Senja itu kamu berjanji kembali
Dari senja ke senja kulalui,
 sambil terus menunggu, walau tanpa ada kepastian,.
Bahkan aku sudah kehilangan harapan... 

Dimana kamu,...? 
Bagaimana dengan aku? 
Sudahkan melupakanku? 
Adakah selain aku?

Senjamu menyisakan Ratapan
Menghadirkan cinta yang ntah darimana arahnya
Aku tersesat dalam penantian yang ntah kemana harus kutuju

Kau adalah seorang yang selalu kusemogakan dalam doa... 
Aku berharap ngkau kembali lalu menepati janji, walau aku tak tau kapan.

Senja itu menjadi mimpi yang terus menghantui,...
 Aku menangis sewaktu waktu,.   Hanya karena aku rindu.. 
Rindu penepatan sebuah janji senja kala itu.


Sembari menunggu,... 
Aku terus menundukkan pandanganku,... 
Menjaga jarak dari segala arah agar tak merindu pada suatu sebab yang akan membuatmu cemburu... 


Lagi lagi aku menangis...
  Kusadar bagaimana mungkin cemburu,sedang kamu tak disini... 
Aku menjaga rasa saat kau tak merasa
Aku membuata saat kau tak ada.

Bagaiama ini tuhan? 
Berapa senja lagi yg harus kulewati... 
Adakah jaminan dia akan kembali
Ataukah senja itu adalah senja terakhir yang harus kuratapi? 
Apakah janjinya hanya harapan yang menyayat hati.

Duhay yang kuasa...  Yang maha pemberi atas segala doa yang kupanjatkan... 
Bila memang dia yg terbaik untukku...
 Dekatkanlah kami Ya. Allah... 

Ngkau yang maha tau...  Betapapun aku terikat pada suatu janji yang tak bisa kulepas sendiri, aku sulit bergerak dan terus menantikan kebebasan


Bila dia memang tak akan kembali,...
 Aku ingin bergerak...  Ya tuhan
.  Hakmu yg dapat melepaskan ikatan ini...
  Janji ini mendarah daging pada hatiku... 


Jika bukan engkau siapa lagi... 

Tolong aku...  Ya. Allah. 
Mudahkanlah urusanku... 
Amin


By. Udara
Sabtu 9 februari 2019
Untuk cheri.